Friday, 5 April 2013

hukumnya gimana mengenai sepupu ataupun keponakan

Assalamu alaikum,,,Mau tanya, Sya prnah mendengar keterangan bahwa sepupu ataupun keponakan, hukumnya gimana

jawab

wa alaikum salam

sepupu bukan makhrom/membatalkan wudlu dan boleh di nikahi.

Tapi kalau keponakan termasuk makhrom/tdk membatalkan wudlu dan haram di nikahi.

Apa yg menyebabkn sepupu itu bkn makhrom? sedangkan keponakan itu makhrom. . . ? 

Karna sepupu adalah sama2 anak dari paman/bibi.

Tapi kalau keponakan adalah anak dari kakak atau adik dan paman termasuk wali dari keponakan.


~Makhrom itu ada dua:

1.Makhrom ta,bid(mahromyg sifatnya permanen/selamanya)seperti kakak/adik kandung(syaQiQ),saudara satu ayah lain ibu,saudara satu ibu lain ayah,ibu,n
enek,mertua dll.
Orang2 diatas selamanya haram di nikahi dantdk membatalkan wudlu.

2.Makhrom sementara(Ghoiru ta,bid) seperti Kakak/adik Ipar dan bibinya istri !
Orang2 tersebut haram di nikah karnah Li ILLatil Jam,i(karna alasan tdk diperbolehkan mengumpulkan/mempoligami dua wanita yg masih Satu Makhrom) dan Makhrom ini tetap membatalkan wudlu.

Jadi kesimpulane Ipar itu tetap membatalkan wudlu.

Referensi:KASYIFATUSSAJA syarah safinatunnaja halaman 27.

No comments:

Post a Comment